Balai PIPBPJK DIY Menggandeng INTAKINDO Sebagai “Dokter” Layanan Klinik Konstruksi

Klinik Konstruksi DIY mulai kembali eksis melakukan pendampingan ke berbagai desa di Provinsi DIY. Pada Rabu (28/3), Tim Klinik Konstruksi memulai aksinya di Kantor Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY dengan menggandeng INTAKINDO dan mitra kerja Tim tahun 2017 yang lalu sebagai “dokter”.

Kedatangan Tim disambut hangat oleh unsur aparat Kecamatan Nganglik diantaranya KaSie Ekobang Kecamatan Ngaglik dan tamu undangan yang terdiri dari masyarakat penggiat infrastruktur lingkungan permukiman di Kecamatan Ngaglik. Hadir sebagai “dokter” di sosialisasi perdana tahun 2018 mitra dari INTAKINDO yaitu, Ahli Teknik Jalan dan Ahli Sumber Daya Air, Bapak Ir. Rokhmad Wahyono; Ahli Iluminasi, Bapak Wisnu Hendrawan Bayuaji, ST., M.A.; dan Ahli Teknik Lingkungan, Ibu Warniningsih, ST., M.Kes.

“Layanan Klinik Konstruksi DIY diadakan sebagai wujud inovasi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di sektor infrastruktur lingkungan permukiman oleh Dinas PUP-ESDM DIY melalui Balai PIPBPJK DIY,”Ibu Kusumastuti Sri Winahyu, ST. yang merupakan Kepala Seksi Pengembangan Jasa Konstruksi Balai PIPBPJK menerangkan dalam sambutannya.

“Layanan klinik konstruksi tersedia dalam dua layanan, yaitu layanan konsultasi tatap muka (help desk) dan layanan konsultasi melalui situs (online). Layanan konsultasi tatap muka (help desk) bertempat di Gedung Kantor Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) DIY; d/a : Jl. Kenari 14A, Yogyakarta; dan di Gedung Kantor Balai Pengujian, Informasi Permukiman dan Bangunan Dan Pengembangan Jasa Konstruksi (Balai PIPBPJK) ; d/a : Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Sedangkan  layanan konsultasi melalui situs (online) dilakukan melalui situs resmi Klinik Konstruksi DIY yaitu : www.klinikkonstruksi-diy.com (saat ini dalam proses migrasi ke www.klinikkonstruksi.jogjaprov.go.id)  yang didukung dengan situs : www.pip2bdiy.com,” lanjutnya.

Selain bertujuan untuk mengenalkan layanan Klinik Konstruksi kepada masyarakat, kemunculan perdana Tim Klinik Konstruksi di Kecamatan Ngaglik juga untuk menjalankan misi pendampingan terkait pengelolaan tata kawasan permukiman untuk pencegahan kumuh dan degradasi lingkungan. Salah satunya yaitu dengan melaksanakan program 100-0-100 yang merupakan salah satu program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 3 tahun 2014-2019.

“Membangun hunian sehat dengan program 100-0-100 harus memperhatikan beberapa faktor, yaitu kondisi bangunan hunian, kondisi aksesibilitas lingkungan, kondisi drainase lingkungan, kondisi pelayanan air minum, kondisi pengelolaan air limbah, dan yang terakhir kondisi pengelolaan sampah,”jelas Bapak Wisnu Hendrawan Bayuaji, ST., M.A., dalam sesi penyampaian materi sosialisasi.

 “Yang dimaksud dengan 100-0-100 adalah  yang pertama yaitu bagaimana akses air minum terpenuhi untuk masyarakat tercapai 100%, kemudian bagaimana kawasan kumuh itu hilang hingga 0% pada tahun 2019, dan yang terakhir bagaimana sanitasi lingkungan terpenuhi dengan baik (100%),”terang Bapak Ir. Rokhmad Wahyono.

“Dari seluruh timbunan sampah di kota, saat ini hanya sebanyak 40,09% yang diangkut petugas ke TPA, sisanya ditimbun (7,54%), diolah sebagai kompos atau didaur ulang (1,61%), dibakar (35,49%), dan dibuang ditempat lain seperti sungai, jalan, taman, dan sebaginya (15,27%),” terang Ibu Warniningsih, ST., M.Kes. “Padahal kegiatan pengolahan sampah idealnya dilakukan pada lokasi yang mendekati  sumber sampah, seperti permukiman, pasar tradisional, atau komplek  pendidikan serta lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) yang sudah ada, selain dapat juga dilakukan di akhir Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Masyarakat harus mulai mengedepankan era baru pengelolaan sampah yaitu kumpul - angkut - olah, melalui penerapan 3R.” lanjutnya.

Dialog dalam Klinik Konstruksi juga menyinggung aplikasi “Kang Jogja”. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang disusun dan dikelola oleh Balai PIPBPJK yang secara resmi diluncurkan pada tanggal 18 Oktober 2017 yang lalu. Para pekerja konstruksi dapat bergabung dalam “Kang Jogja” secara gratis dengan syarat yang sederhana, yaitu : ber-KTP dengan domisili DIY, memiliki Sertifikat Keterampilan (SKT) yang masih berlaku, nomor kontak yang dapat dihubungi, dan pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 buah. “Kang Jogja”, selain memuat data tenaga kerja konstruksi bersertifikat, juga memuat informasi toko/ distributor/ produsen bahan bangunan di DIY dan tautan terkait informasi harga satuan bahan bangunan terkini yang ada di DIY seperti pada website www.pip2bdiy.com.

Layanan Klinik Konstruksi juga menyediakan berbagai muatan materi berkenaan dengan sektor ke-cipta karya-an yang dapat digunakan oleh masyarakat umum yang awam terhadap bidang konstruksi. Materi - materi ini tersedia dalam berbagai jenis media seperti buku, modul, peraga film dokumenter, peraga animasi 3D, poster, pamflet, dan mockup. Masyarakat yang ingin menggunakan berbagai materi ini dapat melihat ketersediaan materi melalui katalog online di opac perpustakaan PIP2B DIY atau datang langsung ke Gedung Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) DIY, Jl. Kenari No. 14a Yogyakarta.

Tim Klinik Konstruksi mengakhiri misi perdana pendampingan di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, dengan membagikan secara gratis CD yang berisi materi terkait Peningkatan Ketahanan Permukiman, CD Game ke-PU-an dan CD Animasi Multimedia Bidang Ke-PU-an. Untuk jadwal selanjutnya, Tim berencana akan melanjutkan misi pendampingan di beberapa desa di wilayah DIY.